MANAJEMEN PERPUSTAKAAN MADRASAH DI MTS MUHAMMADIYAH 02 PEKANBARU

Imantri Perdana, Isjoni Isjoni, Murni Baheram

Abstract


Era revolusi industri ke-4 telah mendorong manusia untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjadi semakin canggih dan mudah. Pesatnya perkembangan teknologi telah secara langsung mempengaruhi semua aspek kehidupan, termasuk pencarian, pengolahan dan menemukan kembali informasi dan arsip. Perpustakaan sekolah sebagai sumber informasi yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan manajemen, memiliki peran penting dalam institusi pendidikan, khususnya sekolah. Perpustakaan sekolah sebagai salah satu fasilitas pendidikan yang dapat memenuhi kebutuhan pendidikan karena dapat mendukung kegiatan belajar mengajar dan mendukung penelitian sederhana bagi penghuni di lingkungan sekolah. Perkembangan informasi menuntut pemenuhan kebutuhan informasi bagi pengguna perpustakaan yang ingin cepat, efektif dan efisien.. Keterbatasan pustakawan menjadi kendala dalam pengembangan perpustakaan sekolah. Perpustakaan sekolah biasanya dikelola sendiri oleh guru atau karyawan yang dipercayakan dengan banyak tugas untuk menjadi staf perpustakaan. Kurangnya pengetahuan staf perpustakaan tentang manajemen perpustakaan yang sejalan dengan standar operasional sering mengakibatkan keterlambatan dalam proses layanan bagi pengguna perpustakaan. Fokus penelitian pengorganisasian staf perpustakaan, pengolahan bahan pustaka, pemeliharaan bahan pustaka, dan penyusunan bahan pustaka perpustakaan di Mts Muhammadiyah 02 Pekanbaru, sub fokus adalah bidang perencanaan, bidang pengorganisasian, kurangnya dukungan teknis teknologi, pengawasan manajemen perpustakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Mts Muhammadiyah 02 Pekanbaru Ketika penelitian dimulai seminar mulai dari proposal untuk ujian tesis. Teknik pengumpulan data dari sumber buku, wawancara dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala yang menghambat proses manajemen dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu kendala non teknis dan teknis. Hambatan non-teknis termasuk pengetahuan yang terbatas, wawasan, kemampuan dan keterampilan staf perpustakaan di bidang TI; kurangnya dorongan kepala sekolah dalam proses manajemen dan adanya karya yang lebih menarik daripada di bidang perpustakaan


Keywords


Madrasah; Perpustakaan; Manajemen; Mts Muhammadiyah

Full Text:

PDF

References


Arwendria. (2010). Manajemen Perpustakaan Sekolah. Diakses dari:http://arwendria.wordpress.com/2010/1/16/manajemenperpustakaan-Sekolah/ pada Maret 2014 pukul 18.15 WIB.

Bafadal, I. 2009. Pengelolaan perpustakaan sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.

Daft, R.L. 1991. Second edition management. New York: Morgan Russell.

Darmono. 2007. Perpustakaan sekolah: pendekatan aspek manajemen dan tata kerja. Jakarta: Grasindo.

Depdiknas. 2003. Undang-Undang RI Nomor 20, Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Depdiknas. 2005. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19, Tahun 2005, tentang Standar Nasional Pendidikan.

Handoko, T. H. 1992 Manajemen. Yogyakarta: BPFE.

Hartono. 2016. Manajemen Perpustakaan Sekolah Menuju Perpustakaan Modern dan Professional. Yogyakarta : Ar-ruzz Media

IFLA. (2006). Pedoman Perpustakaan Sekolah IFLA/ UNESCO. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI

Lasa Hs. (2005). Manajemen Perpustakaan. Pekanbaru: Gama Media

Moenir, H.A.S. 2003. Manajemen pelayanan umum. Jakarta: Bumi Aksara.

M.T Sumantri.2008. Panduan Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah. Bandung : Rosda

Noe, R.A. 2005 Employe training and development. New York: Mc-Graw-Hill.

Pack, Peter J dan Pack, F. Mariam. 1988. Colleges, learning and libraries: the future. London: Clive Biengly

Permendiknas No 25 tahun 2008 tentang Standar Tenaga Perpustakaan Sekolah/Madrasah

Permendiknas No 24 tahun 2007 tentang Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 24 Tahun 2007- Tentang Standar Sarana dan Prasarana Untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTS), dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA)

Permendiknas No 40 tahun 2008 tentang Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 40 Tahun 2008 Tentang Standar Sarana dan Prasarana Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK) Undang-undang R.I. No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Priyono Darmanto .2018. Manajemen Perpustakaan. Jakarta : Bumi Aksara

Priyono, S.A. 2006. Perpustakaan atraktif. Jakarta: Grasindo.

Saleh, Abdur Rahman dan Komalasari, Rita. (2009). Manajemen Perpustakaan. Jakarta: Universitas Terbuka

Siregar, R.A., 2004. Perpustakaan energi pembangunan bangsa. Medan: USU Press.

Stueart, R.D., & Moran, B. 2002. Library and information center manajement. Colorado: Libraries Unlimited.

Sugiyono, 2012. Memahami penelitian kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta.

Sulistyo-Basuki. (1993). Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sutarno, N.S. 2003. Perpustakaan dan masyarakat, Jakarta: Yayasan Obor.

Undang-Undang R.I. No 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2007 tentang Perpustakaan

Usman, H. 2011. Manajemen, teori, praktik, dan riset pendidikan. Jakarta: Bumi




DOI: http://dx.doi.org/10.31258/jmp.9.1.p.14-23

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
Jurnal Jumped (Jurnal Manajemen Pendidikan) under by Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.