MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 8 PEKANBARU

Dina Auliya, Dudung Burhanuddin, Daviq Chairilsyah

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bahwa Pendidikan yang berhasil dalam mencapai tujuan di Sekolah membutuhkan kemampuan manajemen kepala sekolah. Manajemen mutlak dimiliki oleh kepala sekolah sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap sekolah yang dikelolanya. SMA Negeri 8 Pekanbaru dibawah kepemimpinan Tavip Tria Candra, S.Pd, MM., berupaya secara terus menerus untuk meningkatkan mutu tamatan yang mempunyai pribadi unggul yang mandiri, profesional, berimtaq dan berbudaya lingkungan di era global dan mampu bersaing dimanapun berada. Penelitian dalam tesis ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknis reduksi data, display data, pengecekan keabsahan data melalui triangulasi kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala SMA Negeri 8 Pekanbaru sudah melakukan proses manajemen serta fungsi manajemn dengan sangat baik pada manajemen kurikulum. Pada tahapan perencanaan kepala sekolah memadukan antara administrative approach dengan grass roots approach yang disusun berdasarkan atas kebutuhan siswa yang sesuai dengan aturan pemerintah. Dalam proses pengorganisasian kurikulum kepala sekolah melakukan dua tahapan yaitu tahapan pada tingkat struktural dan tingkatan akademik. Tahapan pelaksanaan manajemen kurikulum, kepala SMA Negeri 8  membagi tahapan menjadi dua tingkatan yaitu pelaksanaan kurikulum tingkat sekolah dan kelas, sementara itu, untuk tahapan pengawasan kepala sekolah menerapkan evaluasi formatif dan sumatif. Kemampuan manajemen kepala SMA Negeri 8 dalam mengelola manajemen personil dikatakan cukup baik, begitu juga pada tahapan perencanaan dan evaluasi. Pada tahapan perencanaan kepala sekolah sudah melibatkan seluruh tatanan sekolah dalam perencanaannya, begitu juga pada tahapan Dalam perencanaan sarana prasarana kepala sekolah membagi kebutuhan sesuai dengan periode waktu yaitu jangka pendek, menengah dan panjang, membentuk struktur organisasi pelaksanaan sarpras, melakukan pelaksanaan sesuai dengan dengan standar PP No 19 Tahun 2005 serta melakukan evaluasi pada semua tahapan proses manajerial. Akan tetapi Penulis menemukan kurangnya perhatian kepala SMA Negeri 8 terharap sarana dan prasarana di SMA Negeri 8 Pekanbaru. dan dalam perencanaan pengawasan, kurangnya sanksi yang diberikan oleh kepala SMA Negeri 8 Pekanbaru.

Keywords


Manajemen; Kepala Sekolah; Mutu Pendidikan

Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta, 2006.

Kemendiknas. (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah

Wahjosumidjo, Kepemimpinan Kepala Sekolah Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya, (Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada, 2010).

Yuliana, Lia dan Arikunto, Suharsimi Manajemen Pendidikan (Yogjakarta: Aditya Media, 2009)

Yowel Samber, Keefektifan Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Di Sekolah Menengah Kejuruan (Smk) Negeri Kota Yogyakarta. Program Pasca Sarjana Program Studi Manajemen Pendidikan. Universitas Negeri Yogyakarta, Tesis, 2012.




DOI: http://dx.doi.org/10.31258/jmp.10.2.p.129-139

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.